SEPANG – Dalam rangka memperkuat transparansi dan dukungan terhadap kelancaran pendidikan murid, SMA Negeri 1 Sepang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penting yang melibatkan pihak sekolah, Komite Sekolah, dan orang tua/wali murid yang hadir kurang lebih 250 orang. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan sekolah ini didampingi langsung oleh Pengawas Pembina, Bapak Lodim, S.Pd., M.Si.

Rapat ini bertujuan untuk menyelaraskan program sekolah dengan kebutuhan orang tua serta memastikan akses bantuan pendidikan tersampaikan dengan tepat sasaran.

Sosialisasi Beasiswa Pemerintah: PIP dan Kartu Huma Betang

Salah satu agenda utama dalam pertemuan ini adalah sosialisasi program bantuan pendidikan dari pemerintah pusat maupun daerah. Pihak sekolah memaparkan secara detail mekanisme dan kriteria penerimaan bantuan guna memastikan tidak ada murid yang terkendala biaya dalam menempuh pendidikan.

  • Program Indonesia Pintar (PIP): Bantuan dari Pemerintah Pusat yang ditujukan untuk membantu biaya personal pendidikan bagi murid dari keluarga kurang mampu.

  • Kartu Huma Betang: Program unggulan Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah yang juga fokus pada pemberian bantuan sosial dan pendidikan bagi masyarakat Bumi Tambun Bungai.

Bapak Lodim, S.Pd., M.Si. memberikan arahan agar orang tua proaktif dalam melengkapi persyaratan administrasi agar bantuan tersebut dapat diserap secara maksimal oleh murid SMAN 1 Sepang yang berhak.

Peninjauan Ulang Program BPP

Selain pembahasan beasiswa, agenda rakor juga mencakup peninjauan ulang terhadap Program Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP). Diskusi ini dilakukan secara terbuka untuk mendengarkan masukan dari orang tua dan komite terkait optimalisasi penggunaan dana guna menunjang fasilitas belajar dan kegiatan kesiswaan.

Peninjauan ini dianggap penting untuk menjaga keseimbangan antara kualitas layanan pendidikan di sekolah dengan kemampuan ekonomi orang tua murid, terutama dalam mendukung program digitalisasi sekolah yang kini sedang berjalan.

Membangun Komunikasi Dua Arah

Rapat ditutup dengan pembahasan hal-hal lain yang dianggap perlu, termasuk penguatan kedisiplinan siswa di rumah dan dukungan orang tua terhadap kegiatan ekstrakurikuler serta persiapan murid kelas XII menuju jenjang perguruan tinggi.

"Sinergi antara sekolah, komite, dan orang tua adalah kunci keberhasilan pendidikan anak-anak kita. Kehadiran Pengawas Pembina memberikan penguatan bahwa setiap kebijakan yang diambil sekolah selalu berorientasi pada kemajuan pendidikan di Kalimantan Tengah," ujar perwakilan sekolah usai rapat berlangsung.