SEPANG – Menghadapi tantangan pendidikan di era digital, SMA Negeri 1 Sepang terus melakukan berbagai pembenahan dan persiapan matang. Langkah strategis ini dilakukan seiring dengan upaya SMAN 1 Sepang untuk bersiap menjadi salah satu pelaksana program inovatif dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yakni Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA).
Program penguatan pendekatan pembelajaran ini merupakan kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Nomor 0010 Tahun 2026. Kebijakan ini dirancang dengan prinsip utama agar pembelajaran berlangsung secara berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan demi mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
Sebagai calon sekolah rujukan, SMAN 1 Sepang kini tengah berfokus mempersiapkan sejumlah tugas yang diamanatkan oleh Kementerian. Persiapan yang terus dikebut oleh pihak sekolah antara lain:
Membentuk tim kerja di tingkat satuan pendidikan untuk mengawal jalannya implementasi program.
Mengintegrasikan materi Pembelajaran Mendalam (PM) dan KKA ke dalam kurikulum sekolah yang ada.
Menyediakan lingkungan pembelajaran yang lebih kontekstual, aman, inklusif, dan berbasis pada pengalaman siswa.
Membentuk dan mengaktifkan kelompok belajar internal pendidik (guru) untuk refleksi dan penguatan praktik mengajar.
Mulai menjalin pengelolaan kemitraan yang erat dengan orang tua, masyarakat, dan dunia kerja untuk mendukung ekosistem belajar.
Namun, transisi menuju pendidikan berbasis teknologi dan penalaran mendalam ini tentu tidak dapat berjalan sendiri. Sebagaimana yang disuarakan oleh Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP), implementasi Sekolah Model PM dan KKA yang telah siap diterapkan ini sangat membutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah (Pemda). Dukungan dari Pemda diharapkan dapat memperlancar pemenuhan fasilitas, penguatan kapasitas pendidik, hingga keberlanjutan program di daerah.
Ke depannya, SMAN 1 Sepang diharapkan tidak hanya berhasil mencetak lulusan yang fasih berteknologi dan berkarakter, tetapi juga mampu menjadi rujukan praktik baik serta pusat diseminasi inovasi pembelajaran bagi sekolah-sekolah lain di sekitarnya. Dengan kolaborasi yang kuat antara sekolah, masyarakat, dan Pemda, SMAN 1 Sepang optimis dapat menyukseskan program PM dan KKA di tahun 2026.